☀️ Contoh Kasus Ibu Hamil Dengan Kek

Ibu hamil diketahui menderita KEK dilihat dari pengukuran LILA, adapun ambang batas LILA WUS (ibu hamil) dengan resiko KEK di Indonesia adalah 23,5 cm. Apabila ukuran LILA kurang dari 23,5 cm atau di bagian merah pita LILA, artinya wanita tersebut mempunyai resiko KEK dan diperkirakan akan melahirkan berat bayi lebih rendah (BBLR). Ibu hamil membutuhkan 27 miligram zat besi sehari. Cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan, seperti daging merah tanpa lemak, unggas, dan ikan. Pilihan makanan lain yang mengandung zat besi, yaitu sereal yang diperkaya zat besi, kacang-kacangan, dan sayuran. Itulah nutrisi penting untuk ibu hamil. Selain Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) berumur 20-35 tahun sebanyak 39 orang, dengan jarak kelahiran ≥ 2 tahun sebanyak 6 orang, nulipara sebanyak 35 orang, tingkat pendidikan tertinggi adalah menengah (26 orang), dengan status pekerjaan yang terbesar adalah rendah sebanyak 24 orang Dari Hasil Kunjungan Rumah pada Bumil KEK dan Anemia Perlu adanya Pemeriksaan dan Pemantauan secara berkala Sebanya 3 orang. Ibu di anjurkan untuk pemeriksaan ulang HB di trimester 1 &2, Koordinasi Lintas Sektor dan Lintas Program. Penemuan Kasus Aktif TB menggunakan IPO. Input: Sasaran suspect kasus TB sebanyak 3 orang (dalam satu keluarga) bermakna pengetahuan gizi dengan kejadian KEK pada ibu hamil (4). Faktor lain yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil yaitu ketersediaan pangan dan asupan makan. Menurut penelitian Petrika, et al, (2014) yang menyatakan bahwa terdapat hubungan ketersediaan pangan dengan kejadian KEK pada ibu hamil (5). Asupan makan Subyek dalam asuhan ini adalah Ny “S” dengan kekurangan energi kronis di Wilayah Kerja Puskesmas Graha Indah Kota Balikpapan . Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny “S” selama kehamilan trimester II dan trimester III dengan KEK, pada persalinan dengan KEK dan persalinan denga secara spontan tidak ada kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau tahun 2018. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 ibu hamil dengan usia kehamilan trisemester 1 dan trisemester 2 dipilih berdasarkan metode Stratified Random Sampling. Analisis data Untuk mencegah resiko KEK pada ibu hamil sebelum kehamilan, wanita usia subur sudah harus mempunyai gizi yang baik, misalnya dengan LILA tidak kurang dari 23,5 cm. Beberapa kriteria Ibu KEK adalah Berat badan ibu sebelum hamil < 42 kg, Tinggi badan ibu < 145 cm. Berat badan ibu pada kehamilan trimester III < 45 kg. Puskesmas dengan cakupan BBLR tinggi adalah Puskesmas Krobokan dan Karanganyar. Hal ini berbanding lurus dengan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (Bumil KEK), Bumil KEK dipuskesmas Karanganyar melampaui target (5%) hingga mencapai 20,3% (Bumil). Upaya yang dilakukan dalam perbaikan gizi ibu hamil KEK adalah dengan pemberian makanan tambahan. 1HKjPd.

contoh kasus ibu hamil dengan kek